Satu Persatu Kesadisan Aulia Kesuma Bunuh Suami dan Anak Akhirnya Terungkap

Satu Persatu Kesadisan Aulia Kesuma Bunuh Suami dan Anak Akhirnya Terungkap
Updateberita.net - Satu persatu fakta kasus Aulia Kesuma yang menghabisi nyawa suaminya Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anak tirinya, M Adi Pradana (23) terbongkar.

Fakta mengejutkan lainnya terungkap jika Aulia sudah merencanakan pembunuhan sejak Juli 2019 dengan menyewa pembunuh bayaran bahkan ia rela mengeluarkan duit Rp 500 juta dan juga melibatkan sang anak KV. Untuk kelancaran proses hukum, Aulia digiring ke Polda Metro Jaya. Ini fakta-fakta Aulia Kesuma, pembunuh suami dan anak tirinya dengan sadis yang berhasil diungkap polisi:

TERLILIT UTANG

Pembunuhan sadis terhadap Edi Chandra Purnama alias ECP (54) dan Adi Pradana alias Dana alias D (23), didalangi oleh istri kedua Edi, Aulia Kesuma (AK). Motif dari pembunuhan itu karena Aulia mempunyai utang sehingga dia ingin menjual rumah Edi di kawasan Lebak Bulus. Namun niat jual rumah tersebut ditentang oleh Edi.

Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata utang Aulia sangat besar. Nilainya sekitar Rp10 miliar.

"Aulia utang di bank Rp10 miliar, di Danamon Rp7 miliar, di BRI Rp2,5 miliar, kartu kredit Rp500 juta," kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi kepada merdeka.com, Rabu (28/8).

Aulia menanggung utang besar setelah bisnis rumah makan yang dirintisnya gagal. Ia tak mampu membayar utang-utang di bank.

AJAK SUAMI BERHUBUNGAN INTIM SEBELUM DIBUNUH

Strategi pembunuhan Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), yang dilakukan Aulia Kesuma bak sinetron. Sebelum melancarkan aksi pembunuhan, Aulia sempat melakukan hubungan intim dengan korban Edi. Hal ini juga sudah dirancang bersama empat eksekutor dan anak kandungnya, KV pada Sabtu (24/8).

Saat sampai di rumah, Aulia memberikan jus yang sudah dicampur dengan 10 butir obat tidur. Namun, reaksi yang ditimbulkan tidak instan. Edi masih bisa beraktivitas. Ia pun mengajak Edi untuk melakukan aktivitas seksual. Harapannya agar mempercepat efek dari obat tidur.

"Iya supaya (korban) tidak ada curiga dan cepat merasa lelah. (setelah berhubungan badan) korban melakukan yoga dan ketiduran di lantai," kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi di Bandung, Kamis (29/8).

DIBUNUH DI RUMAH

Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka Aulia, korban Edi diracun sebelum dihabisi oleh pembunuh bayaran.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian mengatakan, tersangka Aulia memberikan racun dalam minum kepada suaminya tersebut. Setelah itu korban dibekap dan dihabisi oleh pembunuh bayaran.

"Namun hasil minuman ini belum tahu hasilnya apa. Kemudian korban pingsan lalu dibekap dengan dipegang oleh dua orang tersangka ini (yang diamankan di Lampung)," kata Jerry kepada merdeka.com, Selasa (27/8).

Setelah suaminya meninggal, Aulia kembali berencana menghabiskan nyawa anak tirinya, Dana. Korban kedua ini terlebih dulu dipancing oleh anak tersangka berinisial KV untuk ke rumah.

"Lalu kembali AK ini panggil anaknya. Dipanggil oleh D untuk ke rumah lalu diajak minuman miras, setelah setengah sadar korban dibekap oleh handuk dengan dipegangi oleh kedua orang tersangka," ujarnya.

Usai keduanya tewas, Aulia memberikan sejumlah uang kepada dua eksekutor ini untuk kembali ke kampung halamannya di Lampung. Kedua pelaku ini pun telah ditangkap.

MENGHILANGKAN BARANG BUKTI

Untuk menghilangkan jejak, Aulia bersama Aulia beserta Kelvin, anaknya serta dua orang eksekutor alias pembunuh bayaran merancang siasat membakar rumah usai membunuh, Jumat (23/8). Kebakaran rumah mewah itu terus dipantau Aulia dari jauh. Berharap mayat suami dan anak tirinya ikut terbakar habis, Sabtu (24/8) keesokan harinya.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi menjelaskan Aulia mendapatkan kabar dari tetangganya terkait kebakaran rumah. "Pukul 18.00, AK mendapat telepon dari tetangganya bahwa rumah kebakaran. Nah dia timbul rasa senang bahwa misi mereka berhasil. Akhirnya Aulia berangkat dari Apartemen Kalibata ke rumah tersebut," ucap Nasriadi kepada wartawan di Mapolda Jabar, Kamis (29/8).

Namun sayang, kebakaran terjadi tak sesuai harapan. Yang terbakar hanya kamar mendiang Dana. "Ternyata dilihat yang terbakar hanya kamar Dana sedangkan garasi dan kamar utama tidak terbakar. Dia khawatir karena rumah tersebut juga sudah didobrak warga dan pemadam kebakaran untuk memadamkan api," bebernya.

Akhirnya, Aulia terus memonitor situasi, terlebih bagian garasi tempat tersimpannya mayat kedua korban. "Dia terus monitor di garasi agar warga tak masuk, karena di situ masih ada mayat. Setelah warga kembali, dia baru mengecek kembali ternyata mayat masih ada di tempat dan tidak ada masyarakat yang masuk," ujarnya.

Misi membakar rumah gagal, Aulia Kesuma berlanjut ke rencana B. Yakni membuang jauh mayat korban dari lokasi pembunuhan. "Minggu pagi mereka balik lagi (ke rumah Lebak Bulus) mayat diangkut ke dalam mobil. Posisi korban Edi di jok paling belakang, posisi Dana di tengah-tengah. Jadi yang bertugas membawa mobil itu pelaku AK. Karena dia terpikir dulu pernah mengantar Dana ke salah satu pesantren di Parung Kuda. Akhirnya terbesit untuk membuangnya ke daerah Sukabumi Kabupaten," paparnya.

TERANCAM HUKUMAN MATI

Aulia Kesuma alias AK diancam dengan hukuman mati. Ia dijerat Pasal 338 dan 340 KUHP tentang 'Barang siapa yang dengan sengaja dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain diancam karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun'.

"Ya kalau sudah terbukti, kita kenakan pasal 338 dan 340," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (29/8).

Argo menegaskan, dari kasus ini Aulia dan anaknya Geovanni Kelvin Octavianus Robert alias KV juga menjadi eksekutor pembunuhan ini. Di mana polisi juga telah amankan Kuswanto Agus (A), dan Muhammad Nur Sahid (S) yang juga menjadi eksekutor.

"Semua melakukan pembunuhan empat-empatnya," kata Argo.

[has]

(merdeka.com)
Suka main Judi Online?
Cobain deh main di situs IRAMATOGEL
Bonus Member Baru 30%
Ketik di google IRAMATOGEL atau
Kunjungi www.irama88.net
agen togel online terpercaya iramatogel
Labels: Kriminal

Thanks for reading Satu Persatu Kesadisan Aulia Kesuma Bunuh Suami dan Anak Akhirnya Terungkap. Please share...!

0 Komentar untuk "Satu Persatu Kesadisan Aulia Kesuma Bunuh Suami dan Anak Akhirnya Terungkap"

Back To Top